Spesifikasi Teknis Titanium
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Kelas Bahan | Titanium Kelas 2 (UNS R50400) |
| Standar | ASME B16.5, ASTM B381 |
| Jenis Benang | NPT (Standar), BSPT, BSPP |
| Kelas Tekanan | Kelas 150, Kelas 300 |
| Rentang Ukuran | 1/2" hingga 12" (DN15 - DN300) |
| Perawatan Permukaan | Acar dan Dibersihkan (Selesai Cerah) |
Aplikasi Kimia & Dirgantara
Flensa berulir Titanium Kelas 2 ini sangat diperlukan dalam industri farmasi dan pengolahan makanan di mana permukaan non-reaktif diperlukan untuk mencegah kontaminasi batch. Mereka banyak digunakan di pabrik kimia untuk sel klor-alkali, pipa gas klor, dan peralatan produksi pemutih. Di sektor kedirgantaraan dan pertahanan, pesawat ini dipilih karena sifat ringannya dalam sistem pendukung darat dan saluran bahan bakar. Mereka juga umum digunakan pada scrubber air laut di kapal dan di pabrik pengolahan mineral yang menangani bubur asam. Desain berulir secara khusus berguna untuk port instrumentasi, jalur pengambilan sampel, dan rakitan skid modular di mana pembongkaran rutin untuk pemeliharaan atau pembersihan merupakan bagian dari prosedur operasi standar.
Keunggulan Kinerja Titanium
- Kekebalan Korosi yang Luar Biasa: Ketahanan yang tak tertandingi terhadap air laut, klorin basah, dan lingkungan pengoksidasi.
- Rasio Kekuatan-terhadap-Berat Tinggi: Sekitar 45% lebih ringan dari baja dengan kekuatan sebanding, sehingga mengurangi beban struktur pendukung.
- Biokompatibilitas & Kemurnian: Tidak beracun dan tidak reaktif, memastikan tingkat kemurnian tertinggi untuk proses kimia yang sensitif.
- Perawatan Rendah: Lapisan oksida yang dapat pulih sendiri menghilangkan kebutuhan akan lapisan pelindung atau anoda korban.







